Friday , December 2 2022
Kandungan yang Umumnya terdapat di Dalam Pasta Gigi untuk Memutihkan Gigi

Ketahui 4 Kandungan yang Umumnya Terdapat di Dalam Pasta Gigi untuk Memutihkan Gigi

Gigi putih dan sehat merupakan dambaan setiap orang. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan rajin menyikat gigi Anda dengan pasta gigi untuk memutihkan gigi.

Sebaliknya, gigi yang berwarna kuning dan tidak sehat merupakan momok bagi banyak orang. Selain membuat Anda merasa kurang nyaman, gigi yang kuning dan tidak sehat dapat meruntuhkan rasa percaya diri Anda. Terlebih lagi bagi Anda yang setiap hari beraktivitas dan bertemu dengan orang banyak, misalnya rekan kerja Anda.

Kandungan Pasta Gigi Pemutih

Kandungan Pasta Gigi Pemutih

Jika Anda mengalami gigi kuning, maka Anda membutuhkan pasta gigi yang mampu memutihkan gigi Anda. Agar Anda tidak salah pilih, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu apa saja bahan-bahan yang umumnya terkandung di dalam pasta gigi untuk pemutih gigi.

1. Silica

Kandungan yang biasanya terdapat di dalam pasta gigi untuk memutihkan gigi yang pertama adalah silica. Sudah sejak lama, silica digunakan untuk memutihkan gigi dalam waktu yang cepat. Hal itu disebabkan karena silica memiliki sifat abrasif, di mana dapat memutihkan gigi dengan cepat, yakni sekitar 40 menit saja.

Kelemahan dari silica adalah efeknya yang bersifat sementara. Pasalnya, ketika Anda habis makan atau minum, maka efek pemutihnya akan hilang. Untuk itu Anda harus menggosok gigi Anda kembali.

2. Pyrophosphates

Kandungan yang biasa terdapat di dalam pasta pemutih gigi yang kedua adalah pyrophosphates. Sejatinya, pyrophosphates ini sendiri merupakan agen pengkelat rendah toksisitas.

Adapun pyrophosphates ini, umumnya ditemukan pada berbagam aplikasi, mulai dari aditif makanan hingga aplikasi industri.

Perlu Anda ketahui, pyrophosphates ini memiliki peran dalam menggabungkan elemen logam. Di mana untuk pasta pemutih gigi, pyrophosphates ini berperan dalam menghambat deposit kalsium fosfat yang umunya berupa kalkulus gigi.

Selain itu, bahan kimia yang satu ini juga dikenal dapat menghalau laju pertumbuhan kristal hidroksiapatit pada gigi. Sehingga dapat dikatakan, bahwa pyrophosphates ini mampu mengatasi gigi Anda yang kuning dan membuatnya putih kembali.

3. Hydrogen Peroxide

Bahan yang selanjutnya adalah hydrogen peroxide. Di mana bahan kimia yang satu ini merupakan bahan pemutih yang kuat. Selain dijumpai pada pasta pemutih gigi, hydrogen peroxide juga kerap ditemukan pada produk kecantikan, produk pembersih hingga antiseptik.

Maka tidak mengherankan jika banyak produk kesehatan mulut dan gigi seperti pasta gigi untuk memutihkan gigi dan obat kumur umumnya akan memiliki bahan yang satu ini.

Pada obat kumur, hydrogen peroxide dapat membantu Anda dalam meredakan iritasi pada mulut dan gusi, hingga mempercpat penyembuhan pada penderita sariawan.

Kemampuan hydrogen peroxide dalam memutihkan gigi memang luar biasa. Hanya saja, bahan kimia yang satu ini dikenal sifatnya yang sangat keras dan erosif, sehingga penggunaannya hanya untuk dosis kecil.

4. Perlite

Bahan kimia terakhir yang kerap dijumpai pada pasta gigi pemutih adalah perlite. Bukan rahasia lagi jika bahan yang satu ini sangat terkenal keampuhannya dalam merontokkan noda di enamel gigi serta membuat gigi menjadi lebih putih.

Seperti halnya dengan silica, perlite dikenal dengan sifat abrasif sehingga mampu menjadikan gigi yang kuning nampak lebih putih alami. Hanya saja, bahan ini harus digunakan dalam dosisi terbatas agar tetap aman digunakan.

Jika Anda ingin mencari pasta gigi untuk memutihkan gigi, Anda harus memastikan bahwa di dalamnya terkandung keempat bahan tersebut. Selain itu, pilihlah pasta gigi pemutih yang aman untuk digunakan.

Saat ini sudah ada banyak pasta gigi pemutih yang bedera di pasaran. Salah satunya yang banyak direkomendasikan adalah Pepsodent Complete 8 Whitening. Pasta gigi dari Pepsodent ini memang sudah diformulasikan secara khusus untuk memutihkan gigi sehingga terlihat sehat alami.