Ketahui 8 Jenis Kain Hijab yang Cocok untuk Berbagai Aktivitas

Jenis Kain Hijab yang Cocok untuk Berbagai Aktivitas

Tidak jauh berbeda dengan baju, hijab juga terbuat dari berbagai jenis kain. Masing-masing kain memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga akan memberi kesan yang berbeda pula jika digunakan.

Berbeda jenis kain juga akan membedakan bentuk wajah Anda. Jadi sebaiknya Anda tidak asal dalam memilih jenis kain hijab. Pasalnya, bisa saja jenis kain tertentu menjadi kurang cocok dengan bentuk wajah Anda.

Jenis Kain Hijab untuk Berbagai Aktivitas

Jenis Kain Hijab untuk Berbagai Aktivitas

Saat memilih baju, Anda akan menyesuaikan bahan dengan aktivitas yang Anda lakukan. Hal ini akan menentukan kenyamanan Anda, terlebih jika Anda harus beraktifitas seharian.

Tentunya Anda akan memilih bahan baju yang dingin dan menyerap keringat. Begitupula dengan hijab. Jika Anda memilih kain yang cocok, maka akan lebih nyaman digunakan dan tidak mudah bergeser.

Berikut adalah beberapa jenis kain hijab yang populer dan banyak digunakan pada saat ini:

1. Katun

Katun merupakan kain alami yang banyak dipilih untuk pakaian, seprei bahkan hijab. Karena memang dingin digunakan, menyerap keringat, mudah dibentuk saat digunakan, harganya sangat terjangkau dan yang penting tidak menerawang. Untuk hijab, bahan katun yang umum digunakan adalah katun paris.

2. Hycon

Jika Anda menyukai hijab dengan tekstur jatuh. Bahan hycon sangat cocok untuk Anda. Memiliki tekstur lemas dan jatuh, hycon juga cocok untuk negara tropis karena bahannya juga sejuk digunakan.

Hijab hycon ini juga memberi kesan kasual. Sekalipun lemas dan jatuh, hycon banyak disukai karena tidak menerawang meskipun tidak menggunakan ciput.

3. Sifon

Bahan sifon memberi kesan elegan, cocok digunakan untuk acara resmi atau pesta. Bahannya juga sangat lembut dan jatuh. Namun ketika menggunakan hijab sifon ini sebaiknya Anda menggunakan inner ninja, karena bahannya sangat menerawang terlebih yang polos dan berwana muda.

4. Spandex

Bahan spandex umumnya digunakan sebagai jilbab instan, atau pasmina. Hjab ini cocok untuk sehari-hari. Spandex sedikit mirip dengan kaos, namun lebih lentur dan jatuh. Cocok untuk olahraga karena tidak mudah bergeser jika sudah dikenakan dna juga dingin dan menyerap keringat.

Bahannya juga tidak menerawang sehingga nyaman digunakan tanpa ciput sekalipun.

5. Kashmir

Kashmir sebenarnya adalah bahan asli dari hijab pashmina, yang berasal dari Timur Tengah. Memiliki tekstur lentur sehingga mudah untuk dibentuk. Bahan kashmir biasanya bermotif dan motifnya etnik timur tengah. Bahannya tebal dan tidak menerawang, namun lebih cocok digunakan di daerah dingin.

 6. Sutra

Memiliki level yang lebih tinggi dari sifon. Sutra memiliki tekstur halus dan jatuh. Sangat tipis, namun memberi kesan mewah dan paling cocok digunakan untuk ke pesta. Kain sutra juga sangat nyaman digunakan. Namun harganya memang cukup tinggi.

Tips memakai hijab sutra adalah sebaiknya sekali pakai langsung rapi. Karena sangat mudah kusut. Akan terlihat sangat kusust jika dibongkar pasang berulang kali.

 7. Satin

Jika bahan sutra terlalu mahal, Anda bisa meggunakan bahan satin sebagai alternatif. Bahan satin memiliki kesan formal dan juga mewah karena glossy. Kelemahannya, bahan satin tidak cocok digunakan teralu lama karena tidak menyerap keringat.

8. Ceruti

Selain tujuh jenis kain di atas, ceruti adalah bahan hijab lain yang memiliki banyak peminat. Teksturnya elastis dan juga lembut, mudah dibentuk dan mengikuti bentuk kepala.

Bahan ceruti juga cenderung nyaman digunakan beraktifitas seharian. Bahkan bahan ini cocok untuk berbagai acara, formal dan kasual, bahkan untuk pergi ke acara pernikahan. Hijab ceruti sedikit menerawang, tidak terlalu tipis seperti sifon. Harganya pun juga cukup terjangkau.