Friday , August 19 2022
Mengenal Apa itu Angel Investor dalam Bisnis Startup dan Tips Mendapatkannya

Mengenal Apa itu Angel Investor dalam Bisnis Startup dan Tips Mendapatkannya

Dewasa ini, mungkin Anda sering mendengar istilah angel investor. Namun tahukah Anda apa itu angel investor dalam bisnis startup? Sederhananya, angel investor adalah individu yang bersedia menjadi investor atau menyediakan dana untuk suatu startup, karena memiliki kekayaan yang sangat banyak. Sebagai timbal baliknya, angel investor ini akan mendapatkan sahan dari startup tersebut.

Adapun untuk besaran dana yang diberikan oleh angel investor ini sendiri cukup bervariatif, namun pada umumnya di antara  kisaran 25.000 hingga 500.000 dollar AS. Di mana dana yang berasal dari angel investor ini dalam bentuk pemberian dana investasi atau modal satu kali guna membantu startup dalam memulai serta melanjutkan bisnisnya.

Tidak jarang, “kebaikan” dari angel investor kerap kali dijadikan pilihan terakhir, mana kala founder startup mengalami kesulitan dalam memperoleh pinjaman dari perbankan, atau bisa juga tidak mampu menarik minat venture capital. Lantas, apa perbedaan antara angel investor dengan venture capital?

Perbedaan Angel Investor dan Venture Capital

Tidak seperti angel investor, venture capital merupakan perusahaan pemodal besar yang memberikan suntikan investasi uang kepada para startup yang memerlukan. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara angel investor dan venture capital

1. Sumber Dana

Perbedaan pertama terletak pada sumber dana investasi. Jika angel investor memakai dana pribadinya untuk diberikan kepada startup, maka venture capital sumber dananya bisa berasal dari perusahaan besar, dana pensiun, hingga dana investasi dari banyak pihak.

2. Target Pendanaan

Para angel investor umumnya tidak akan merasa ragu dalam menempuh risiko dengan menginvestasikan dananya kepada startup yang baru memulai usahanya. Sedangkan venture capital tidak akan berani mengambil risiko serta lebih memilih menyuntikkan dananya kepada startup yang sudah matang.

3. Jumlah Modal yang Diberikan

Perbedaan selanjutnya adalah julah modal yang diberikan. Umumnya, suntikan dana dari angel investor lebih kecil jika dibandingkan dengan venture capital. Untuk angel investor, jumlah dana yang diberikan mulai dari 25.000 hingga 500.000 dollar AS.

Sementara itu, dana yang diberikan oleh venture capital bisa mencapai 11, 7 juta dollar AS untuk sebuah startup yang sudah matang. Tentu saja ini merupakan perbedaan angka yang sangat jauh.

4. Sistem Pengembalian Dana

Angel investor acap kali hanya meminta pengembalian 20 hingga 25 persen saja dari total dana yang sudah disuntikkan. Di sisi lain, venture capital umumnya akan meminta pengembalian 25 hingga 35 persen dari dana yang sudah diinvestasikan.

5. Peran Pemodal

Para angel investor biasanya akan berperan sebagai mentor karena yang dimodali kebanyakan startup yang masih baru. Sedangkan venture capital akan meminta perusahaan untuk membuat jajaran direksi baru. Di mana selanjutnya akan menduduki jajaran direksi strategis di startup yang mereka danai.

Tips Mendapatkan Pendanaan dari Angel Investor

Tips Mendapatkan Pendanaan dari Angel Investor

Ketika Anda ingin memperoleh pendanaan dari angel investor, maka Anda perlu melakukan banyak perisapan. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mendapatkan dana dari angel investor.

1. Persiapkan Bisnis Dengan Baik

Sebelum menginvestasikan dananya, angel investor biasanya akan melihat startup yang Anda bangun secara menyeluruh. Maka dari itu, Anda harus mempersiapkan berbagai hal di internal perusahaan dengan sebaik mungkin.

Jangan lupa untuk memperbaiki laporan keuangan serta persiapkan ide-ide segar yang siap di bawa pada saat presentasi di hadapan calon angel investor. Dengan demikian, mereka akan lebih tertarik untuk memberikan dananya.

2. Buatlah Presentasi yang Singkat dan Jelas

Sebelum bertemu dengan angel investor, pastikan Anda sudah mempersiapkan  elevator pitch atau presentasi singkat tidak lebih dari 10 menit. Pada presenetasi tersebut fokuskan kepada produk dan layanan yang Anda miliki sebagai solusi untuk ditawarkan kepada masyarakat (pengguna).

3. Tentukan Angel Investor yang Cocok

Tidak hanya calon investor yang memilih perusahaan startp yang akan disuntikan dana. Anda sebagai pemilik startup juga dapat memilih angel investor untuk mendanai startup milik Anda.

Selain dari kepemilikan dana, pastikan Anda melihat dengan seksama profil serta ketertarikan mereka akan bidang yang hendak Anda kembangkan melalui startup tersebut. Angel investor ayng sesuai dengan kriteria Anda ini juga akan sangat bermanfaat dalam bertukar ide dan pikiran.

4. Bersikap Realistis

Anda boleh saja berharap dan bermimpi, namun sesuaikan semua itu dengan realita yang ada. Tidak jarang pemilik startup gagal mendapatkan dana dari angel investor akibat target dan ekspektasinya yang terlalu tinggi.